BERUBAH TERUS

Berubah Terus
Kemarin, ada seorang kawan yang berkata kepada saya, “Ah… Payah, elo BERUBAH TERUS, nggak jelas… Nggak punya pendirian…”

Sahabat saya ini tidak salah. Saya memang tidak pernah tetap. Sering berubah, selalu berubah-ubah. Padahal saya bukan seorang superhero lho… hihihi…
Dan sebetulnya bukan hanya sekarang saja saya seperti ini, sudah sejak dulu…
Bahkan semenjak saya masih berada di dalam rahim seorang perempuan yang melahirkan saya yaitu Ibu kandung saya sendiri pun, saya berubah terus. Kadang kepala saya berada di bawah, kadang juga di atas. Selalu berubah…

Namun jangan keliru, berubah terus bukan berarti tidak punya pendirian maupun prinsip. Berubah, juga tak berarti labil (tidak stabil).

Coba perhatikanlah bentuk Bulan di atas langit sana pada malam hari… Tidak terus menerus berbentuk penuh atau purnama bukan?
Ada kalanya berbentuk separuh. Ada pula saatnya berbentuk sabit.
Apa bulan tersebut tidak punya pendirian? Apakah bulan tidak stabil?
Alangkah bijaknya jika kita sama-sama mau berusaha untuk memahami ini dengan tepat.

Kalau diperbolehkan, saya ingin bertanya kepada Anda, adakah di dalam kehidupan ini yang tidak pernah mengalami perubahan?
Apakah ada, sesuatu hal atau seseorang yang tidak pernah berubah?

Tiada satu pun yang tidak berubah di dalam kehidupan ini.

Saya, Anda, maupun mereka selain dari kita… Semuanya berubah.
Bahkan alam semesta saja terus mengalami perubahan. Bumi beserta isinya pun berubah. Hanya mungkin diri kita sendiri yang belum cukup peka terhadap perubahan tersebut.

Ketika Anda mengharapkan ketidak-berubahan, atau ketetapan dari yang tidak pernah tetap, maka sudah tentu Anda akan kecewa.

Saya sarankan, janganlah Anda terlalu berharap mengenai hal ini… Jangan pernah!

Saya bukan sedang berusaha memprovokasi kehidupan Anda. Bukan juga sedang mencekoki pikiran Anda dengan suatu dogma… Sama sekali tidak. Ini hanyalah saran. Kalau Anda terima ok, tidak terima pun tak jadi masalah.

Dalam memberikan saran, ini merupakan hak saya. Begitu pula dalam menerima saran atau tidak, sepenuhnya adalah hak Anda.

Namun kembali saya sarankan, kalau bisa… punya hak* itu janganlah terlalu tinggi, sebab resiko untuk terjatuh akan menjadi lebih rentan karenanya… Hahaha.

NB:
*hak sepatu

(Hr.Ferdian, 27 April 2017)

Content Protection by DMCA.com