sedia payung sebelum hujan
Sepertinya, pribahasa ‘Sedia Payung Sebelum Hujan‘ berlaku cenderung eksklusif. Pribahasa ini lebih berlaku khusus daripada umum.
Kenapa saya katakan demikian?

Mereka yang senantiasa ‘Sedia Payung Sebelum Hujan‘ merupakan termasuk golongan yang memiliki keyakinan lebih akan datangnya hujan.
Sebab kalau tidak demikian, niat mereka untuk menyediakan payung akan segera tergoyahkan oleh pribahasa yang lain, yaitu ‘Mendung Tak Berarti Hujan‘. 🙂

Orang yang berkeyakinan se-level ini, tak mau lagi peduli apakah langit di atas sana sedang mendung ataupun panas terik. Payung selalu turut serta kemana pun mereka pergi.

Mereka berprinsip seperti ini…
‘Hujan bisa datang kapan saja dan di mana saja’.

Exactly… Tepat sekali.
(sengaja saya pakai bahasa Inggris biar agak keren sedikit… hihi ?)

Memang betul prinsip mereka. ‘Hujan bisa datang kapan saja dan di mana saja’.
Apalagi pada masa-masa sekarang ini. Sepertinya cuaca tak mau kenal lagi dengan kata ‘prediksi‘. Mungkin alam semesta pun telah berhasil mencari keseimbangan. Karena manusia sudah terbiasa dengan yang namanya prediksi.

Hal yang saya paparkan di atas, ialah kondisi apabila kita mengartikan pepatah ‘Sedia Payung Sebelum Hujan‘  secara harfiah. Letterlijk (dibaca:letterlek) dalam bahasa Belanda.

Marilah sama-sama kita coba untuk cermati…
Dengan mengartikan pribahasa tersebut secara tersurat saja, kita sudah berhadapan dengan perihal keyakinan. Apalagi saat kita berusaha menyelami maknanya, dan mengkaji lagi lebih mendalam. Mungkin ibarat memancing ikan di lautan, semakin dalam akan semakin beragam serta bervariasi ikan yang akan kita dapatkan. Bahkan bukan cuma ikan saja, mutiara pun kita dapatkan.

Saya tidak sedang mengajak Anda untuk berlebihan dalam menyikapi sebuah pribahasa atau pepatah. Bukan.
Saya hanya mencoba berusaha membawa Anda untuk keluar dari sekat-sekat batasan pemahaman Anda selama ini.

Meskipun sulit, tapi bukan berarti tidak bisa.
Kata ‘bisa’ adalah milik mereka yang sepadan level keyakinannya dengan mereka yang senantiasa ‘Sedia Payung Sebelum Hujan‘.

(Hr.Ferdian, 17 Februari 2017)

Content Protection by DMCA.com