TAK KENAL MAKA TAK SAYANG

tak kenal maka tak sayang
Pepatah lama mengatakan, “Tak kenal maka tak sayang“.
Tentu Anda ingat dengan pepatah tersebut bukan?

Baiklah.
Sekarang, izinkan saya untuk mengajukan sebuah pertanyaan kepada Anda…

Apakah Anda kenal dengan saya?

Hmmm…

Mengacu pada pepatah di atas, kalau Anda sudah kenal saya, Anda akan sayang kepada saya. Karena, oposisi makna dari kalimat ‘tak kenal maka tak sayang’ adalah… ‘kenal maka sayang’.

Seandainya Anda tidak sayang kepada saya, itu berarti Anda belum kenal saya.

Anda cuma sekedar tahu nama saya, atau profil di beberapa media sosial tentang saya, Namun Anda belum kenal dengan saya.

Hal seperti ini juga berlaku untuk diri Anda sendiri. Sudahkah Anda kenal dengan diri sendiri?

Saya tidak menuntut Anda untuk kenal dengan saya. Ini relatif adanya. Terserah Anda mau kenal saya ataupun tidak sama sekali, itu hak Anda sepenuhnya.

Akan tetapi, persoalan kenal dengan diri Anda sendiri, saya harus katakan bahwa, ini adalah hal yang mutlak. Bukan relatif.

Bagaimana bisa Anda kenal dengan saya maupun orang lain, sementara dengan diri sendiri pun Anda belum kenal?

Apalagi kalau merujuk pada pepatah di atas, bagaimana Anda bisa sayang dengan diri sendiri padahal Anda belum kenal dengan diri Anda sendiri?

Sebelum Anda kenal dengan saya. Sebelum saya dan Anda saling kenal satu sama lain. Alangkah indahnya jika saya dan Anda terlebih dahulu untuk kenal dengan diri sendiri.

Saya kenal dengan diri saya sendiri.
Dan Anda pun demikian.

Secara sederhana, kenal dengan diri sendiri, artinya bukan hanya sekedar tahu, tapi juga paham akan kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri sendiri.

Langkah pertamanya adalah dengan mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri…
“Siapakah aku?”
… atau …
“Aku ini siapa?”

Dipertanyakan dalam hati saja sudah cukup. Tak mesti mengeluarkan suara dari lisan. Tidak perlu juga sampai berteriak-teriak seperti kerumunan massa yang lagi demo… haha… ? lebay nanti jadinya. Anda pasti tahu istilah lebay kan? Kalau belum tahu, coba Anda searching, cari di Google… ketik saja, ‘lebay adalah’… (tanpa tanda kutip/petik).

Hadeeeh… tuh kan… saya sendiri juga lebay jadinya. ?

Ok, saya lanjutkan…
Jadi, ketika sudah kenal dengan diri sendiri, barulah kemudian bisa sayang.

Kalau belum kenal tapi sudah mengaku sayang… sudah berani bilang sayang, itu modus (modal dusta), alias gombal namanya. Dan dapat dipastikan itu bukanlah suatu kebenaran.

Tak kenal maka tak sayang.

Pepatah yang berkalimat sederhana, namun sarat makna.

(Hr.Ferdian, 16 Januari 2017)

[wp_ad_camp_3]

Content Protection by DMCA.com