BICARA CINTA

Cinta.

Love… dalam bahasa Inggrisnya.

Sepanjang sejarah peradaban manusia, kata cinta, cenderung lebih sering diartikan berdasarkan subjektivitas para pelakunya.

Yang sedang kasmaran, menganggap cinta adalah keindahan. Hanya ada dua kata yang menjadi trending topic bagi mereka yang sedang merasakan ini, yaitu ‘aku’ dan ‘kamu’.

Sementara itu…

Yang sedang atau pernah kecewa dan patah hati, berasumsi bahwa cinta adalah tipu muslihat. Rayuan modus, alias modal dusta. Kegombalan yang penuh dramatisasi.

Demikianlah…

Betapa ambigunya definisi soal cinta.

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah… bagaimanakah cara memahami cinta secara objektif ?

Sebenarnya, untuk memahami cinta secara objektif itu sangat sederhana.
Kita hanya perlu menempatkan diri sejenak, sebagai saksi.

Ya, saksi… bukan sebagai pelaku.

(Hr.Ferdian)

Content Protection by DMCA.com